Identitas :
- Nama Guru : Latifa Linda Aryanti, S.Pd
- Mata Pelajaran : PKn
- Kelas : XII S2
- Pertemuan : Kelima
Materi : Bab 1 Kasus Pelanggaran Hak dan Pengingkaran Warga Negara
A. Kompetensi Inti
KI-1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI-2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan kawasan internasional”.
KI 3: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar | Indikator |
1.1 Menghargai perbedaan sebagai anugerah Tuhan yang Maha Esa dalam rangka penghormatan hak asasi manusia |
|
2.1 Bersikap responsif dan proaktif terhadap pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara |
|
3.1 Menganalisis nilai-nilai Pancasila terkait dengan kasus-kasus pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara |
|
4.1 Menyaji hasil analisis nilai-nilai Pancasila terkait dengan kasus-kasus pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara |
|
C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat memahami dan menerapkan sikap positif menjadi warga negara Indonesia yang baik dengan telah melaksanakan hak dan kewajiban dalam kehidupan sehari-hari dalam lingkungan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
D. Model Pembelajaran
Discovery learning, Problem Based Learning (PBL)
E. Metode Pembelajaran
Tanya jawab, wawancara dan diskusi
F. Materi ajar
Materi ajar ada di link berikut :
https://www.canva.com/design/DAGKasdad4g/aOx7ijnCxQcB3tc5gPdGtQ/edit?utm_content=DAGKasdad4g&utm_campaign=designshare&utm_medium=link2&utm_source=sharebutton
Assalamualaikum Wr.Wb
Bagaimana kabarnya anak-anak XII S2, ibu absen terlebih dahulu ya.
Sebelum melakukan aktifitas marilah kita berdoa terlebih dahulu dipimpin oleh ketua kelas.
Hari ini pertemuan kelima kita akan membahas tentang membangun sikap positif menjadi warga negara yang baik
Membangun suatu tatanan masyarakat yang demokratis dan berkeadaban maka setiap warga negara harus memiliki karakter atau sikap positif. Ada beberapa karakteristik bagi warga negara yang baik adalah sebagai berikut :
1. Rasa Hormat dan Tanggung Jawab
Sebagai warga negara yang baik, hendaknya memiliki rasa hormat terhadap sesama warga negara terutama dalam konteks adanya pluralitas masyarakat Indonesia yang terdiri dari berbagai etnis, suku, ras, keyakinan, agama, dan ideologi politik. Selain itu sebagai warga negara yang baik, seseorang warga negara juga dituntut untuk turut bertanggung jawab menjaga keharmonisanhubungan antar etnis serta keteraturan dan ketertiban negara yang berdiri atas pluralitas tersebut.
2. Bersikap Kritis
Warga negara yang baik hendaknya selalu bersikap kritis, baik terhadap kenyataan empiris (realitas sosial, budaya dan politik) maupun terhadap kenyataan supra empiris (agama, mitologi, kepercayaan). Sikap kritis juga harus di tunjukan pada diri sendiri. Sikap kritis pada diri sendiri itu tentu disertai sikap kritis terhadap pendapat yang berbeda. Tentu saja sikap kritis ini harus didukung oleh sikap yang bertanggung jawab terhadap ada yang harus dikritisi.
3. Mau Berdiskusi dan Berdialog
Perbedaan pendapat dan pandangan serta perilaku merupakan realitas empirik yang pasti terjadi di tengah komunitas warga negara. Untuk meminimalisir konflik yang timbul dari perbedaan tersebut maka membuka ruang untuk berdiskusi dan berdialog. Diskusi dan dialog merupakan salah satu ciri sikap positif warga negara yang baik.
4. Bersifat Terbuka
Sikap terbuka merupakan bentuk penghargaan terhadap kebebasan sesama manusia, termasuk rasa penghargaan terhadap hal-hal yang mungkin asing. Sikap terbuka didasarkan atas kesadaran akan pluralisme dan keterbatasan diri akan melahirkan kemampuan untuk membelah diri dan tidak secepatnya menjatuhkan penilaian dan pilihan.
5. Rasional
Memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan secara bebas dan rasional adalah salah satu hal yang harus dilakukan. Keputusan-keputusan yang diambil secara rasional akan mengantarkan sikap yang logis yang ditampilkan oleh warga negara.
6. Jujur
Memiliki sikap jujur bagi warga negara merupakan suatu yang mutlak. Kejujuran merupakan kunci bagi terciptanya keselarasan dan keharmonisan hubungan antar warga negara.
Demikian materi yang bisa ibu sampaikan, atas perhatiannya ibu ucapkan terimakasih
Wassalamualaikum Wr.Wb
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar