Senin, 09 Maret 2026

Prinsip Gotong Royong Dalam Harmoni Keberagaman (X.5)

Identitas :

Nama Guru : Latifa Linda Aryanti, S.Pd

Mata Pelajaran : PKn

Kelas : X/E.5

Pertemuan : 7

Materi : Bhineka Tunggal Ika

Tujuan Pembelajaran : 
  1. Peserta didik mampu memahami perwujuan gotong royong dalam kegiatan perekonomian Indonesia
  2. Peserta didik mampu menjelaskan sistem ekonomi Pancasila
Metode Pembelajaran : Diskusi dan Tanya Jawab

Model Pembelajaran : Problem Base Learning

Assalamualaikum Wr. Wb

Bagaimana kabarnya anak – anak Ibu sayangi semoga semuanya dalam keadaan bahagia, sehat dan semangat ya mengikuti kegiatan pembelajaran pada hari ini. Sebelum memulai kegiatan kita hari ini kita berdoa terlebih dahulu ya nak. 

Materi yang akan kita bahas Prinsip Gotong Royong untuk Membangun Harmoni dalam Keberagaman.

1. Makna Umum Gotong Royong
Sebagai makhluk sosial, manusia tidak dapat hidup sendiri. Manusia senantiasa membutuhkan bantuan orang lain. Hal ini menjadi fitrah manusia. Oleh karena itu, dalam kehidupan masyarakat diperlukan adanya kerja sama, gotong royong, dan sikap saling membantu untuk menyelesaikan berbagai permasalahan hidup.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata gotong royong bermakna bekerja bersama-sama (tolong-menolong, bantu-membantu). Kata gotong royong sendiri berasal dari bahasa Jawa, yaitu gotong dan royong. Gotong, artinya pikul atau angkat, sedangkan royong berarti bersama-sama. Dengan demikian, secara harfiah gotong royong dapat diartikan mengangkat beban secara bersama-sama agar beban menjadi ringan

2. Makna Penting Gotong Royong
Sebagai identitas budaya bangsa Indonesia, tradisi gotong royong yang sarat dengan nilai-nilai luhur harus kita lestarikan. Terlebih lagi Indonesia merupakan negara yang majemuk, baik dari sisi agama, budaya, suku maupun bahasa. Gotong royong dapat merekatkan dan menguatkan solidaritas sosial. Ia melahirkan sikap kebersamaan, tolóng-menolong, dan menghargai perbedaan. 

Berikut ini adalah manfaat dan tujuan adanya gotong royong di kalangan masyarakat Indonesia, antara lain sebagai berikut.
a. Menumbuhkan rasa kebersamaan antarmasyarakat.
b. Tolong-menolong antarmasyarakat yang membutuhkan pertolongan.
c. Menjalin kesatuan dan persatuan antarmasyarakat.
d. Mempererat silahturahmi kekeluargaan.
e. Memberikan sosialisasi yang baik bagi masyarakat.

Dalam budaya gotong royong juga mencerminkan perwujudan nilai-nilai Pancasila. Berikut ini adalah nilai gotong royong yang terkandung dalam sila-sila Pancasila.

a. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, di mana gotong royong dapat diartikan bernilai ibadah.
b. Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab, di mana gotong royong pasti didasari atas asas kemanusiaan.
c. Sila Persatuan Indonesia, di mana tidak ada gotong rotong tanpa persatuan.
d. Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan bahwa di dalam gotong royong pasti terdapat musyawarah.
e. Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia mencerminkan tujuan akhir gotong royong adalah untuk mencapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Demikian materi yang bisa ibu sampaikan, terimakasih untuk hari ini anak-anak, jangan lupa dirumah dibaca dan dipahami kembali, sekian untuk hari ini sampai jumpa di pertemuan selanjutnya anak-anak. Ibu akhiri pertemuan hari ini.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

17 komentar:

  1. Nurhalizah Salsabila Chan kelas 10.5 hadir buu

    BalasHapus
  2. Ghassan kanaka Alvaro d kelas 10.5 Hadir

    BalasHapus
  3. gheffira nurilita agusti 10.5 hadir bu

    BalasHapus
  4. anggina putri ramadhani 10.5 hadir bu

    BalasHapus
  5. Al-latif Daffa m 10.5 hadir

    BalasHapus
  6. Refa putri Ramadhani X.5 hadir bu

    BalasHapus
  7. Devina Almeera Nihanda 10.5 hadir

    BalasHapus

Sistem Pertahanan & Keamanan Indonesia (X.1 &X.4)

  Identitas : Nama Guru : Latifa Linda Aryanti, S.Pd Mata Pelajaran : PKn Kelas : X.1 dan X.4 Pertemuan : 12 Materi : Sistem Pertahanan dan ...