Selasa, 16 Juli 2024

Pancasila Sebagai Perekat Pemersatu Bangsa (X4)

Identitas    :
  • Nama Guru : Latifa Linda Aryanti, S.Pd
  • Mata Pelajaran : PKn
  • Kelas : X4
  • Pertemuan : Pertama
Materi : Bab 1 Pancasila sebagai Perekat dan Pemersatu Bangsa
Capaian Pembelajaran : Konsep Para Pendiri Negara tentang Dasar Negara
Tujuan Pembelajaran : Menganalisis ide-ide para pendiri bangsa tentang dasar negara
Metode Pembelajaran : Discovery
Pengembangan Materi :  Konsep Para Pendiri Negara tentang Dasar Negara

Assalamualaikum Wr.Wb

Bagaimana kabarnya anak-anak X4, hari ini masuk semua ya. Sebelum melakukan aktifitas marilah kita berdoa terlebih dahulu di pimpin oleh ketua kelas.
Hari ini pertemuan pertama kita ya akan membahas tentang Konsep Pendiri Negara tentang Dasar Negara Pancasila.

Secara harfiah Pancasila terdiri dari dua kata yaitu :

“Panca” yang artinya Lima dan “Sila” yang berarti Aturan yang melatarbelakangi perilaku seseorang atau bangsa., perbuatan atau kelakuan yang sesuai dengan adab untuk dijadikan dasar Jadi, Pancasila berarti rangkaian lima aturan tentang dasar-dasar atau prinsip-prinsip petunjung perilaku dan perbuatan masyarakat bangsa Indonesia.

IDE PENDIRI BANGSA TENTANG DASAR

Sidang I BPUPKI (29 Mei – 1 Juni 1945)

Agenda Sidang: Membahas Dasar-Dasar Indonesia Merdeka.

Pembicara:

  1. Mr. Moh. Yamin (29 Mei 1945)
  2.  Mr. Soepomo (31 Mei 1945)
  3. Ir. Soekarno (1 Juni 1945)

Usulan Moh. Yamin (29 Mei 1945)

  1. Perikebangsaan
  2. Perikemanusiaan
  3. Periketuhanan
  4. Perikerakyatan
  5. Kesejahteraan rakyat

Di samping usulan lisan (pidato), beliau juga mengajukan usulan tertulis.

Usulan Soepomo (31 Mei 1945)

  1. Persatuan
  2. Kekeluargaan
  3. Keseimbangan lahir & batin
  4. Musyawarah
  5. Keadilan rakyat

Menurut pidato Soepomo, gagasan atau keinginan konsep “bernegara bukan negara yang individualistik tetapi negara yang integralistik”.

Usulan Ir. Soekarno (1 Juni 1945)

Soekarno mengusulkan rumusan dasar negara Indonesia dalam pidatonya pada 1 Juni 1945. Rumusan Pancasila dari Soekarno berbunyi:

  1. Kebangsaan Indonesia
  2. Internasional atau perikemanusiaan
  3. Mufakat atau demokrasi
  4. Kesejahteraan sosial
  5. Ketuhanan yang Maha Esa
Soekarno mengidentifikasi lima prinsip dasar negara yang dinamai Pancasila. Kata "Pancasila" sendiri berasal dari bahasa Sansekerta dan terdiri dari "panca" yang berarti 'lima' dan "sila" yang berarti 'prinsip'.

Nama "Pancasila" diajukan oleh seorang teman Soekarno yang merupakan seorang ahli bahasa. Inilah yang menjadi dasar peringatan Hari Lahirnya Pancasila yang dirayakan setiap tanggal 1 Juni.



Setelah Panitia Kecil bekerja diperoleh usulan yang banyak.
Usul terbanyak: agar Indonesia merdeka selekas-lekasnya.

Ada perbedaan pendapat mengenai hubungan agama dan negara.

       Golongan agama/Islam mengusulkan agar negara berdasarkan syariat Islam

       Golongan nasionalis à negara persatuan

Karena ada perbedaan pendapat yang harus diselesaikan, maka dibentuk Panitia Kecil lagi yang mewakili kedua golongan. Panitia ini dikenal dengan nama Panitia Sembilan.

22 Juni 1945 Panitia 9 berhasil mencapai kesepakatan dalam Rancangan Preambule Hukum Dasar (Piagam Jakarta).

SIDANG II BPUPKI (10 JULI 1945)

Pada sidang II disampaikan hasil musyawarah antara golongan Islam dan golongan nasionalis tentang  Rancangan Mukadimah Hukum Dasar, di dalamnya memuat lima sila Pancasila (versi Piagam Jakarta).

Seluruh anggota sidang dapat menerima kesepakatan tersebut sehingga masalah dasar negara dianggap telah selesai.

Setelah Panitia Sembilan bekerja dan memiliki hasil, mereka menuangkan dasar negara Indonesia dan membuat rancangan UUD yang dituangkan dalam Piagam Jakarta. Selanjutnya, isi dari Piagam Jakarta dibawa ke sidang kedua pada 10-17 Juli 1945.

Hasilnya, BPUPKI menyetujui dasar negara Indonesia seperti yang tertuang pada Piagam Jakarta sebagai berikut.

1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia


Namun, dasar negara Indonesia yang kini dikenal sebagai Pancasila dan digunakan mengalami perubahan dari keputusan yang tertuang di Piagam Jakarta. Keputusan itu sesuai dengan hasil sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada 18 Agustus 1945.




Tugas Aktifitas Mandiri

Carilah informasi mengenai pidato Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945 secara lengkap. Selanjutnya uraikan pendapat anda apakah usulan usulan dasar negara yang diajukan Soekarno mewakili aspirasi dan kepentingan masyarakat indonesia yang beragam? Uraikan kepada guru untuk mendapatkan masukan.

Demikian pertemuan kita pada hari ini, ibu ucapkan terimakasih.

Wassalamualaikum Wr.Wb






 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sistem Pertahanan & Keamanan Indonesia (X.1 &X.4)

  Identitas : Nama Guru : Latifa Linda Aryanti, S.Pd Mata Pelajaran : PKn Kelas : X.1 dan X.4 Pertemuan : 12 Materi : Sistem Pertahanan dan ...